SIKLUS HIDROLOGI (AIR)

Saturday, 17 October 2015

SIKLUS HIDROLOGI (AIR)

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting untuk kehidupan di bumi. Lebih dari 70% permukaan bumi tertutup lapisan air, baik sebagai air samudra, air laut, air tanah, danau, sungai, gletser, salju maupun uap air di atmosfer. Seluruh lapisan air yang menyelimuti permukaan bumi tersebut disebut Hidrosfer.
Hidrosfer (perairan) terbagi menjadi dua, yaitu perairan daratan (air tanah, danau, sungai, gletser dan rawa) dan perairan laut (berasal dari air hujan yang meresap dan mengalir di permukaan bumi yang akhirnya ke laut). Hidrosfer tidak selalu dalam bentuk cair atau padat dan menempati tempat yang tepat tetapi dapat mengalami perubahan. Volume/banyaknya air di bumi relatif sama dari waktu ke waktu karena air selalu mengalami yang namanya Siklus Hidrologi.
Siklus hidrologi adalah suatu proses perputaran/daur ulang air yang berurutan secara terus menerus atau dengan definisi lain Siklus hidrologi atau disebut juga siklus air adalah proses yang didukung oleh energi matahari meliputi kejadian-kejadian air menguap ke udara, kemudian mengembun dan menjadi hujan atau salju, masuk ke dalam tanah atau mengalir di atas permukaan tanah, lalu berkumpul di danau atau laut, menguap lagi dan seterusnya.
Siklus Hidrologi adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan tahapan-tahapan peredaran air dalam tiga fase (gas, air dan padat) dari permukaan bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi.
Air mempunyai daya regenerasi dalam suatu sirkulasi yang disebut siklus air (Water circle), oleh karena itulah air merupakan salah satu sumber daya secara alamiah dapat diperbaharui (renewable).

Proses-proses dalam siklus hidrologi meliputi penguapan, pendinginan atau kondensasi, transportasi, dan presipitasi.

Posted by : Juragandlieur
This post Updated at :Saturday, October 17, 2015