Apa itu angin?

Thursday, 7 January 2016

Apa itu angin?

ANGIN

Angin adalah aliran udara dalam jumlah yang besar diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya atau dengan definisi lainnya angin adalah udara yang bergerak sejajar dengan permukaan bumi. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke bertekanan udara rendah.
Proses terjadinya angin adalah apabila udara dipanaskan, udara memuai dan menjadi lebih ringan sehingga naik dan mengakibatkan turunnya tekanan udara yang diakibatkan berkurangnya udara. Udara dingin di sekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah tadi dan mengakibatkan udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah. Di atas tanah udara menjadi panas lagi dan naik kembali. Aliran naiknya udara panas dan turunnya udara dingin ini dinamakan konveksi.
Faktor terjadinya angin, yaitu :
  • Gradien barometris; Bilangan yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari 2 isobar yang jaraknya 111 km. Makin besar gradien barometrisnya, makin cepat tiupan angin.
  • Letak tempat; Kecepatan angin di dekat khatulistiwa lebih cepat dari yang jauh dari garis khatulistiwa.
  • Tinggi tempat; Semakin tinggi tempat, semakin kencang pula angin yang bertiup, hal ini disebabkan oleh pengaruh gaya gesekan yang menghambat laju udara. Di permukaan bumi, gunung, pohon, dan topografi yang tidak rata lainnya memberikan gaya gesekan yang besar. Semakin tinggi suatu tempat, gaya gesekan ini semakin kecil.
  • Waktu; Di siang hari angin bergerak lebih cepat daripada di malam hari
Angin diberi nama sesuai dengan dari arah mana angin datang.
  • Angin laut adalah angin yang bertiup dari laut ke darat. Umumnya terjadi pada siang hari dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00 di daerah pesisir pantai. Angin ini biasa dimanfaatkan para nelayan untuk pulang dari menangkap ikan di laut.
  • Angin darat adalah angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut. Umumnya terjadi pada saat malam hari dari jam 20.00 sampai dengan jam 06.00 di daerah pesisir pantai. Angin jenis ini bermanfaat bagi para nelayan untuk berangkat mencari ikan dengan perahu bertenaga angin sederhana.
  •  dan angin lembah adalah angin yang datang dari lembah menaiki pegunungan. Angin ini biasa terjadi pada siang hari.
Angin yang memberikan pengaruh perubahan/pergantian musim di Indonesia adalah angin Munsoon. Angin munsoon adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan yang lain polanya akan berlawanan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Biasanya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya bertiup angin laut yang basah.
Angin Munson dibagi menjadi 2, yaitu Munson Barat atau dikenal dengan Angin Musim Barat dan Munson Timur atau dikenal dengan Angin Musim Timur.
  • Angin Musim Barat
Angin Musim Barat/Angin Muson Barat adalah angin yang berhembus dari Benua Asia (musim dingin) ke Benua Australia (musim panas) dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian Barat, hal ini disebabkan karena angin melewati tempat yang luas, seperti perairan dan samudra. Contoh perairan dan samudra yang dilewati adalah Laut China Selatan dan Samudra Hindia. 
Angin Musim Barat menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan.
Angin ini terjadi antara bulan Oktober sampai bulan April di Indonesia terjadi musim hujan.
  • Angin Musim Timur
Angin Musim Timur/Angin Muson Timur adalah angin yang mengalir dari Benua Australia (musim dingin) ke Benua Asia (musim panas) sedikit curah hujan (kemarau) di Indonesia bagian Timur karena angin melewati celah- celah sempit dan berbagai gurun (Gibson, Australia Besar, dan Victoria). Ini yang menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau. Terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus, dan maksimal pada bulan Juli.

Secara klimatologis arah angin diamati 8 penjuru, Arah angin dinyatakan dalam derajat, diantaranya Utara : 360 derajat , Timur : 90 derajat, Selatan : 180 derajat, Barat : 270 derajat. Sedangkan untuk kecepatan angin dinyatakan dalam satuan knot (1 Knot = 0,5 m/s).

Alat yang digunakan untuk mengukur arah dan kecepatan angin adalah Anemometer.

Posted by : Juragandlieur
This post Updated at :Thursday, January 07, 2016