Klimatologi

Klimatologi

Klimatologi

Klimatologi (berasal dari bahasa Yunani Kuno κλίμα, klima, "tempat, wilayah, zona"; dan -λογία, -logia "ilmu") adalah studi mengenai iklim. Bidang studi ini merupakan salah satu dari sains bumi. Bidang studi klimatologi dikategorikan sebagai cabang dari sains atmosfer dan subbidang geografi fisik yang mencakup aspek oseanografi dan biogeokimia. Secara ilmiah, klimatologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari kondisi cuaca yang dirata-ratakan selama periode waktu yang panjang.

Pengertian Klimatologi.

Terdapat bermacam-macam pengertian tentang klimatologi. 
  1. Kendrow (1957) mengatakan “Klimatologi lebih menekankan pada deskripsi iklim regional“.
  2. Rumney (1968) mengatakan “Klimatologi adalah ilmu atmosfer”.
  3. Tjasyono (2004) mengatakan "Klimatologi adalah meteorologi statistik", Hal ini berdasarkan dari ruang lingkup ilmu klimatologi yang mencari gambaran dan penjelasan sifat iklim, mengapa iklim di berbagai tempat di bumi berbeda dan bagaimana kaitan antara iklim dan dengan aktivitas manusia. Karena klimatologi memerlukan interpretasi dari data-data yang banyak sehingga memerlukan statistik dalam pengerjaannya.
  4. Pendapat lainnya mengatakan "Klimatologi adalah cabang ilmu yang mempelajari iklim atau kondisi cuaca rata-rata selama periode waktu tertentu". Pendapat ini berdasarkan dari ruang lingkup ilmu klimatologi yang mempelajari perubahan pola cuaca rata-rata dalam hubungannya dengan kondisi atmosfer. Berbeda dengan meteorologi, yang berfokus pada sistem cuaca jangka pendek yang berlangsung hingga beberapa minggu, klimatologi mempelajari frekuensi dan kecenderungan sistem tersebut selama bertahun-tahun, bahkan hingga ribuan tahun. 
  5. Klimatologi dapat didefinisikan juga sebagai keterangan dan penjelasan mengenai peredaran cuaca dan unsur-unsur atmosfer dalam jangka pendek dan jangka panjang serta mempelajari penyebaran dari hasil proses-proses cuaca (misalnya penyebaran suhu udara, curah hujan dan sebagainya) baik harian, bulanan maupun tahunan. 
  6. Definisi lainnya mengatakan "Klimatologi adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari segala sesuatu mengenai interaksi antara meteorologi dan faktor-faktor hidrologi pada satu pihak dan pertanian pada pihak lain dalam arti luas". Hal ini dikarenakan kajian klimatologi berkaitan dengan hasil dari proses yang terjadi di atmosfer, misalnya karakteristik iklim dan faktor penyebab perbedaan iklim.
Dari berbagai pengertian tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa "Klimatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang iklim".

Ruang lingkup keilmuan klimatologi.

    Handoko (Klimatologi Dasar; 1995) :
Klimatologi dapat dibagi dalam beberapa cabang keilmuan iklim berdasarkan metode pendekatan keilmuan. Jika dilihat berdasarkan pendekatan keilmuannya terdapat 4 cabang klimatologi antara lain :

  1. Klimatografi, pembahasan secara deskriptif (apa adanya) berdasarkan data, peta dan gambar. Pembahasan tak disertai analisis fisika dan matematika yang mendalam. Umumnya dikembangkan oleh pakar geografi.
  2. Klimatologi fisik, adalah klimatologi yang membahas perilaku dan gejala-gejala cuaca yang terjadi di atmosfer dengan menggunakan dasar-dasar ilmu fisika dan matematika. Tinjauannya ditekankan pada neraca energi dan neraca air antara bumi dan atmosfer.
  3. Klimatologi dinamik, adalah klimatologi yang membahas pergerakan atmosfer dalam berbagai skala, terutama tentang peredaran atmosfer umum di berbagai wilayah di seluruh dunia.
  4. Klimatologi terapan, adalah klimatologi yang membahas penerapan ilmu iklim untuk memecahkan berbagai permasalahan praktis yang dihadapi oleh masyarakat. Contoh klimatologi terapan antara lain : Klimatologi pertanian (agroklimatologi), Klimatologi perkotaan, Klimatologi kelautan, Klimatologi bangunan dan Bioklimatologi.

    Tjasjono (Tjasjono; 1999) :
Klimatologi dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
  1. Klimatologi fisis; Mempelajari sebab terjadinya ragam pertukaran panas, pertukaran air dan gerakan udara terhadap waktu dan tempat, sehingga di muka bumi ini terdapat iklim yang berbeda.
  2. Klimatologi kedaerahan (regional); Klimatologi kedaerahan bertujuan memberikan gambaran (deskripsi) iklim dunia yang meliputi sifat dan jenis iklim.
  3. Klimatologi terapan; Klimatologi terapan merupakan cabang ilmu klimatologi yang mencari hubungan klimatologi dengan ilmu lain, misalnya Agroklimatologi (Agricultural Climatology).
Agroklimatologi merupakan cabang ilmu iklim yang mengkaji berbagai aspek iklim yang berhubungan dengan permasalahan pertanian, baik dalam pengertian pertanian secara sempit (hanya tanaman) maupun pengertian pertanian secara luas meliputi peternakan, kehutanan dan perikanan.

Ruang lingkup klimatologi di atmosfer :
Berdasarkan ruang lingkup atmosfer yang dibahas, terdapat 3 macam klimatologi dengan rincian sebagai berikut :
  1. Mikroklimatologi, yakni ilmu iklim yang membahas atmosfer sebatas ruang antara perakaran hingga sekitar puncak tajuk tanaman atau sifat atmosfer di sekitar permukaan tanah.
  2. Mesoklimatologi, yaitu klimatologi yang membahas perilaku atmosfer dalam daerah yang relatif sempit, tetapi pola iklimnya sudah berbeda dari iklim di sekitarnya. Sebagai contoh adalah iklim perkotaan dan iklim di daerah badai. Skala iklim meso berkisar antara 0-100 km.
  3. Makroklimatologi, yaitu klimatologi yang menekankan pembahasannya pada penelaahan iklim daerah luas dan skala besar. Wilayah lingkupnya mulai batas ruang iklim mikro hingga puncak atmosfer, serta meliputi seluruh dunia. Faktor pengendali utama massa udara antara benua dan samudra.

Pemanfaatan klimatologi :
Manfaat mempelajari klimatologi yaitu :
  1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan akibat negatif yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca/iklim yang ekstrim seperti kekeringan, banjir, badai, badai salju, gelombang udara panas, gelombang udara dingin, dan sebagainya.
  2. Menyesuaikan diri atau berusaha menyelenggarakan kegiatan yang serasi dengan karakter iklim sehingga terhindar dari hambatan atau kerugian yang diakibatkannya.
  3. Menyusun rekayasa bidang teknik, bidang sosial dan bidang ekonomi dengan menerapkan teknologi pemanfaatan sumberdaya cuaca/iklim seperti listrik tenaga angin, tenaga surya, hujan buatan, pertanian hidroponik, rumah kaca, rumah plastik dan sebagainya.
Kajian klimatologi yang benar akan mengubah pandangan masyarakat terhadap gejala cuaca/iklim dan posisinya sebagai penimbul bencana dan penghambat kehidupan menjadi faktor penunjang kehidupan.
Teknologi berdasarkan ilmu iklim akan sangat bermanfaat untuk perencanaan, pelaksanaan dan pendugaan hasil berbagai kegiatan. Beberapa contoh aplikasinya antara lain di bidang pertanian, kehutanan, peternakan, perikanan, kelautan, teknik sipil, kesehatan, perhubungan dan militer.


Manfaat Klimatologi

Buka semua tulisan yang berkaitan dengan klimatologi

Posted by : Juragandlieur
This post Updated at :Monday, November 21, 2016