Iklim NTT - Edisi April 2022

Iklim NTT - Buletin Edisi April 2022.

Informasi iklim NTT - Buletin Edisi April 2022.


Juragandlieur; Buletin Klimatologi Edisi April 2022 memuat tentang Analisis Hujan, Prakiraan Hujan dan Informasi Peta Kekeringan dengan metode Standardized Precipitation Index (SPI) yang menyajikan informasi berkaitan dengan kondisi iklim terutama analisis hujan Maret 2022 dan prakiraan hujan tiga bulan ke depan yaitu Mei – Juli 2022 serta informasi hasil Analisis Tingkat Kekeringan tiga bulanan (Januari – Maret 2022) dan Prakiraan Tingkat Kekeringan tiga bulanan (Februari – April 2022).

Analisis Hujan Maret 2022 menggambarkan kondisi aktual hujan yang terjadi selama bulan Maret 2022 yang diperoleh dari hasil pengamatan stasiun/pos hujan kerja sama di wilayah Nusa Tenggara Timur, sementara prakiraan hujan tiga bulan ke depan, yaitu Mei – Juli 2022 meliputi Prakiraan Curah Hujan dan Sifat Hujan pada bulan-bulan tersebut yang setiap bulan dimutakhirkan.
Dalam buletin ini juga disampaikan informasi banyaknya hari hujan, intensitas hujan maksimum serta informasi cuaca / iklim ekstrem yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada bulan Maret 2022. Analisis Tingkat Kekeringan tiga bulanan (Januari – Maret 2022) memberikan gambaran mengenai tingkat kekeringan berdasarkan nilai curah hujan tiga bulanan dengan menggunakan metode Standardized Precipitation Index (SPI). Hasil analisis ini dapat memonitor kejadian kekeringan meteorologis yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Informasi kekeringan meteorologis dapat digunakan sebagai indikator awal terjadinya kekeringan di suatu wilayah. Selain untuk monitoring kekeringan, hasil analisis SPI juga dapat digunakan untuk monitoring kebasahan yaitu kejadian penyimpangan curah hujan di atas normalnya. Prakiraan Tingkat Kekeringan tiga bulanan (Februari – April 2022) merupakan prakiraan tingkat kekeringan dengan menggunakan data prakiraan curah hujan bulan April 2022. Hasilnya dapat digunakan untuk memprakirakan wilayah-wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang akan mengalami kondisi kering.

Ringkasan Buletin Klimatologi NTT Edisi April 2022

  • Hingga awal April 2022 anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 bernilai (-1.01 ⁰C) menunjukkan kondisi La Nina Moderate. Rata-rata anomali suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia secara umum dalam kondisi Netral dengan nilai (+0.33 C). Monsun Asia masih aktif dan diprediksi tidak aktif hingga dasarian II April 2022 namun akan kembali aktif pada dasarian III April dan I Mei 2022 sehingga aliran massa udara di wilayah Indonesia secara umum didominasi oleh Angin Baratan. Menurut BMKG prediksi fenomena ENSO akan mulai berangsur Netral pada periode Mei – Juni – Juli 2022 (MJJ 2022), sedangkan pusat layanan iklim lainnya memprakirakan kondisi ENSO La Nina Lemah – Netral berlangsung hingga September – Oktober – November 2022.
    Anomali suhu muka laut wilayah perairan Indonesia pada periode Mei 2022 diprediksi didominasi kondisi netral hingga hangat, Juni 2022 anomali positif semakin menguat dan mendominasi seluruh wilayah perairan Indonesia hingga Oktober 2022 kecuali perairan barat hingga utara Sumatera, perairan barat Kalimantan, Selat Makasar dan perairan utara hingga timur Papua.

  • Hasil dari analisis curah hujan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bulan Maret 2022 pada umumnya berkisar 151 – 200 mm/bulan dengan sifat hujan pada umumnya Bawah Normal (BN).

  • Prakiraan curah hujan bulan Mei 2022, diprakirakan pada umumnya berkisar 51 – 100 mm/bulan dengan sifat hujan Normal (N).

  • Prakiraan curah hujan bulan Juni 2022, diprakirakan pada umumnya berkisar 21 – 50 mm/bulan dengan sifat hujan Normal (N).

  • Prakiraan curah hujan bulan Juli 2022, diprakirakan pada umumnya berkisar 21 – 50 mm/bulan dengan sifat hujan Normal (N).

  • Analisis tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI untuk akumulasi curah hujan tiga bulanan Januari 2022 – Maret 2022 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya Normal; kecuali sebagian kecil Kab. Malaka, sebagian kecil Kab. Manggarai, sebagian kecil Kab. Sumba Barat dan sebagian kecil Kab. Sumba Timur berada pada kondisi Agak Kering - Kering. Sedangkan di sebagian kecil Kab. Manggarai Timur, sebagian kecil Kab. Nagekeo, sebagian kecil Kab. Ende, sebagian kecil Kab. Sikka, sebagian kecil Kab. Flores Timur, Kab. Lembata, sebagian kecil Kab. Alor, sebagian kecil Kab. Sumba Timur, Kab. Sabu Raijua, sebagian kecil Kab. Kupang, sebagian kecil Kota Kupang, sebagian kecil Kab. Timor Tengah Selatan dan sebagian kecil Kab. Belu berada pada kondisi Agak Basah - Sangat Basah.

  • Prakiraan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI untuk akumulasi curah hujan tiga bulanan Februari – April 2022 di wilayah NTT pada umumnya Normal; kecuali di sebagian kecil Kab. Malaka dan sebagian kecil Kab. Sumba Timur berada pada kondisi Agak Kering - Kering. Sedangkan sebagian sebagian kecil Kab. Manggarai, Kab. Manggarai Timur, sebagian kecil Kab. Ngada, sebagian kecil Kab. Nagekeo, sebagian kecil Kab. Ende, sebagian besar Kab. Lembata, sebagian kecil Kab. Alor, sebagian kecil Kab. Sumba Timur, Kab. Sabu Raijua, sebagian kecil Kota Kupang, sebagian kecil Kab. Timor Tengah Selatan, sebagian kecil Kab. Timor Tengah Utara dan sebagian kecil Kab. Belu berada pada kondisi Agak Basah – Sangat Basah.

  • Judul :

    Iklim NTT - Informasi Klimatologi NTT Edisi April 2022 | Juragandlieur


    Tag : #klimatologi
    Untuk informasi lengkap, silahkan kunjungi Website Stasiun Klimatologi Kupang
    Videografis Iklim NTT

    Comments



    Popular Posts

    Alat Untuk Mengukur Penguapan - Penguapan

    Peran Air Bagi Tumbuhan

    Sifat Bahan Pangan - Bahan Pangan

    Manfaat Klimatologi

    Alat Untuk Mengukur Suhu Udara