Manfaat Klimatologi

Monday, 19 October 2015

Manfaat Klimatologi

MANFAAT KLIMATOLOGI

Ada sebuah ungkapan yang mengatakan “Iklim menentukan apa yang dapat ditanam pada suatu lahan sedangkan cuaca sangat menentukan apa yang dapat dipanen“. Ungkapan ini menggambarkan bahwa iklim merupakan salah satu faktor penentu utama yang berpengaruh untuk menentukan jenis tanaman dan sistem usaha tani yang sesuai dengan produktivitas potensi suatu lahan, sedangkan cuaca lah yang akan menentukan produksi aktual (hasil panen) yang akan diperoleh.
Cuaca akan berubah-ubah dari waktu ke waktu, hal ini dikarenakan semua keadaan/peristiwa fisik yang terjadi dan berlangsung secara singkat di atmosfer pada suatu saat dan tempat tertentu. Peristiwa perubahan cuaca ini disebabkan adanya rotasi (menyebabkan siang dan malam) dan revolusi bumi (menyebabkan musim dan tahun). Perubahan-perubahan cuaca tersebut akan membentuk suatu pola statistik jangka panjang tentang perilaku atmosfer sehingga akan menjadi suatu ciri dari keadaan fisik atmosfer diatas dan dekat permukaan bumi yang kemudian akan dinyatakan sebagai iklim pada tempat tersebut.
Iklim merupakan salah satu faktor pendukung yang sangat penting dalam kegiatan operasional di bidang pertanian. Pemahaman potensi dan karakteristik iklim secara baik di suatu daerah akan sangat mendukung upaya pencapaian keberhasilan yang maksimal di bidang pertanian, khususnya dalam pembudidayaan tanaman.
Iklim dapat menjadi kendala dalam sistem usahatani manakala kita tidak dapat menghindari resikonya karena merupakan faktor alam. Sebaliknya iklim dapat dijadikan sebagai “potensi” atau “sumberdaya” apabila kita dapat mensiasati dan mengelolanya secara baik.
Penurunan produktivitas pertanian di Indonesia pada beberapa tahun belakangan ini sering dihubungkan dengan perilaku iklim yang cenderung ekstrim (basah dan kering).  Penyimpangan iklim tersebut secara langsung dapat menyebabkan banjir dan kekeringan, serta secara tidak langsung dapat menyebabkan ledakan populasi dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Dalam bidang pertanian, pengetahuan dan pengenalan ciri, jenis dan tipe cuaca maupun iklim pada suatu tempat menjadi prasyarat dalam pemilihan dan perencanaan tanaman dan pola tanam yang sesuai pada suatu sistem usaha tani. Selain itu dapat digunakan untuk membantu para petani menggunakan lingkungan fisiknya dengan lebih efisien dalam menuju tujuan utama memperbaiki produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitasnya.
Salah satu upaya peningkatan produksi tanaman adalah dengan memanfaatkan sumberdaya iklim seoptimal mungkin dengan melakukan analisis agroklimat dikaitkan dengan tanah dan tanaman sehingga menjadi informasi yang aplikatif untuk menunjang perencanaan waktu tanam, pola tanam, dan jenis tanaman (Geru, 2005). Sementara itu Manik (1990), mengemukakan bahwa keberhasilan perencanaan pembangunan pertanian di suatu daerah kering tergantung pada pemanfaatan air secara efektif yang berasal dari curah hujan dalam selang waktu yang tepat, sehingga kebutuhan air oleh tanaman pada saat memerlukan air yang cukup tidak kekurangan, dengan demikian tanaman akan berkembang dengan baik dan akhirnya akan memberikan hasil yang baik pula.
Curah hujan dan evapotranspirasi merupakan unsur iklim yang dominan bagi tanaman selain unsur-unsur iklim yang lainnya. Hal ini dikarenakan mulai dari kecambah sampai masa panen, tanaman tetap membutuhkan air. Tidak satupun proses kehidupan tanaman yang bebas dari air, namun kebutuhan air untuk setiap jenis tanaman berbeda-beda pada setiap fase pertumbuhan tanaman.
Manusia masih belum dapat mengendalikan iklim dan merubah cuaca secara keseluruhan. Namun karena adanya kajian klimatologi, manusia dapat melakukan beberapa usaha untuk mengubah iklim dan cuaca secara pada skala mikro (misalnya dengan pembuatan irigasi, rumah kaca, penahan angin dan sebagainya).
Klimatologi bermanfaat dalam pemilihan tempat untuk tanaman tertentu atau tanaman untuk suatu tempat tertentu, percobaan-percobaan agronomi dan budidaya suatu tanaman yang sesuai dengan iklim suatu daerah tertentu.
Dengan memiliki pengetahuan dan keakhlian dalam bidang klimatologi diharapkan berbagai bidang kegiatan manusia terutama bidang pertanian dapat meminimalisir kerugian yang akan diderita akibat perlakuan iklim maupun cuaca sehingga dapat memaksimalkan hasil yang akan diperoleh nantinya.

Posted by : Juragandlieur
This post Updated at :Monday, October 19, 2015